Social Icons

Pages

Selasa, 08 Januari 2013

Biarkan Lingerie Bicara..

LINGERIE memang hanya sekedar underwear seksi yang membantu wanita tampil percaya diri di depan prianya. Namun lingerie ternyata mampu berbicara, mengungkap sisi terdalam pribadi Anda. Bahkan warna lingerieyang Anda pilih, sangat membantu memulihkan rasa percaya diri, pun, mewakili sifat, sikap serta prilaku Anda.

T-shirt Bra

Wanita yang memilih bra dengan cup penuh atau t-shirt bra sangat meyukai kepraktisan. Wanita berkepribadian simpel, lebih menyukai t-shirt bra yang mengutamakan warna lembut dan pola yang tidak terlalu berani, tanpa renda. Wanita penyuka t-shirt bra juga sangat percaya diri, dan sangat yakin pada kepribadiannya yang kuat.

Push-up Bra

Bra dengan potongan cup setengah menutupi dada memang sangat menarik minat Anda yang ingin sekali menunjukkan aset terbaiknya. Wanita penyuka push-up bra sangat menikmati menjadi seksi dan ingin mengungkap sisi sensual mereka yang sanggup membuat jantung pria berdegup keras.

Lacy Bra

Lacy bra diidentikkan dengan bra berbahan brokat dengan banyak renda, dan menonjolkan sisi feminin. Demi ingin dinilai seksi, terkadang wanita tak lagi peduli dengan kenyamanan saat mengenakannya. Wanita penyukalacy bra mendamba cinta nyata, meski tidak secara terang-terangan menunjukkan keseksian mereka, namun mereka memiliki energi positif, sehingga selalu terlihat sensual, tenang dan percaya diri. Tapi hati-hati, wanita penyuka lacy bra terkadang menggunakan pesonanya untuk menipu pasangan mereka.

Korset

Tak hanya difungsikan di balik pakaian Anda, ternyata korset ingin pula dikenal di luaran. Pun, seperti juga penyuka korset, mereka ingin selalu dikenal dan terkenal. Pantaslah jika wanita penyuka korset, memiliki jiwa petualang dan ingin menaklukkan siapapun. Dialah wanita yang percaya diri, selalu memegang peranan penting dan ingin menjadi yang terbaik.

Kaos

Wanita yang menggemari kaos sebagai pakaian tidurnya, adalah tipe wanita yang sedikit tomboy, mudah bergaul dan unik. Meski jauh dari kesan seksi, namun wanita penyuka kaos lebih menyukai kenyamanan dan hal yang simpel sebagai prioritas. Mereka juga menyenangkan, santai dan penuh kejutan.



Briefs (granny panties)

Briefs mengingatkan kita pada Bridget Jones. Ia sadar dirinya tidak seksi, dan hanya mengingikan hal yang simpel dan praktis. Jika Anda memiliki selera yang sama dengan Bridget, itu berarti motivasi Anda memilih pakaian dalam bukan karena ingin terlihat seksi, tapi hanya ingin merasa nyaman, tanpa dibuat ribet karena gaya.

Boy shorts

Penyuka boy shorts adalah pribadi yang ceria dan cenderung memiliki sifat tomboy yang seksi.

G-String dan V-String

Celana dalam ini tak hanya sekadar membantu menghilangkan pantyline (garis celana) saat dipadukan dengan busana atau celana panjang. G-string dan V-string juga efektif menarik perhatian pasangan Anda. Wanita yang menyukai underwear seksi ini adalah pribadi yang percaya diri, seksual, namun juga mengutamakan kenyamanan.

Bikini

Kesan yanng ditonjolkan dari bikini adalah sebuah kesederhanaan namun tetap mengesankan seksi. Seperti halnya karakter wanita penyuka bikini, yang juga tak terlalu peduli pada kenyamanan. Untuk mereka, yang penting bisa tampil seksi dan menyenangkan.

Jika Anda suka memilih lingerie dengan motif polkadot, cute paw-prints, atau animal print? Inilah yang dikatakanLingerie tentang pilihan warna dan motif favorit Anda

Hitam: Anda seksi, sensual dan matang.

Merah: Identik dengan gairah dan keberanian. Anda juga sangat menggoda, dan menyukai keromantisan.

Ungu: Tak hanya sensual, tapi juga menggoda.

Pink: Anda adalah pribadi yang feminin dan sedang diperlakukan romantis. Anda juga sangat lembut, sedikit genit namun memiliki juga sifat polos dan simpel.

Kuning: Anda pribadi yang ceria dan hangat.

Hijau: Anda membutuhkan penyeimbang hidup, dan hijau tepat untuk menimbulkan suasana relaks.

Biru: Identik dengan ketenangan, dan warna jernih seperti biru, membantu pikiran lebih terfokus.

Nudes and skin colours: Anda menyukai kepraktisan dan sangat percaya diri.

Bright colours: menyukai sesuatu yang unik, sedikit nakal dan menggoda, namun tak meninggalkan kesan lucu dan imut.

Floral print: Anda adalah tipe wanita lembut yang feminin.

Animal print: Terkesan gahar di ranjang. Sedikit aneh, tapi sangat sensual.

(maya/CN19)

Minggu, 06 Januari 2013

Ini Dia Alasan Laki-Laki Menyewa Pelacur

Banyak diduga bahwa laki-laki akan menyewa pelacur jika mereka tidak memiliki pasangan berhubungan seks. Tapi sebuah riset di London, yang melibatkan 103 pria hidung belang, menunjukkan hal berbeda.



Menurut riset yang digelar Prostitution Research & Education di London dan selesai bulan silam, sebagian besar pengguna pelacur, sampai 54 persen, memiliki partner berhubungan badan tetap. Mereka mungkin istri dan mungkin juga pacar. Tapi mereka tetap menyewa pelacur.



Sedang alasan yang disebutkan mengapa mereka menggunakan pelacur, yang terbanyak, 32 persen, karena desakan kebutuhan seks.



Persentase di bawah lagi, 21 persen dan 20 persen, karena ingin mencoba pelacur dari etnis lain dan karena tidak puas--baik emosional maupun seksual-- dengan pasangan di rumah.



Sedang 15 persen lagi menggunakan pelacur karena alasan praktis: tidak ada komitmen. Begitu bayar, selesai. Tidak diributkan masalah emosional setelah berhubungan seks.



Ada juga, delapan persen, senang menggunakan pelacur karena ada suasana menegangkan. Ini karena ada perasaan melanggar tabu. Dalam jumlah kecil, tiga persen dan dua persen, menyewa pelacur karena sudah ketagihan dan karena tekanan teman-teman pria.



Para pria London hidung belang itu juga mulai menggunakan pelacur dari usia sangat muda. Hampir separuh, 44 persen, mulai menggunakan pelacur sebelum berusia 21 tahun. Ada yang 12 tahun sudah menyewa pelacur, ada pula yang 58 tahun baru menyewa pelacur untuk pertama kali.



Dari jumlah itu, sebagian besar--sampai 60 persen--pernah menggunakan pelacur di rumah bordil. Sedang 55 persen pernah bermain di rumah si pelacur. Sedang yang memanggil pelacur panggilan, mencapai 33 persen.



Nah sekarang negara tempat orang Inggris pernah dikunjungi dan di sana menyewa pelacur. Ternyata terbanyak di Belanda yakni 19 kali disebutkan, diikuti Thailand dengan delapan kali. Di tempat ketiga, tujuh kali, dari tiga negara yakni India, Amerika Serikat, dan Jerman.

 

[Sumber: CBN]

Jumat, 04 Januari 2013

Gagal Ereksi Sebelum Menikah

Mengetahui bahwa pengalaman berhubungan seksual dengan dua temannya selalu gagal ereksi, ia jadi khawatir. Betulkah pemuda ini mengalami disfungsi ereksi? Apa yang menjadi penyebab, mengingat gairah seksualnya sangat baik?



"Saya seorang pria berumur 31 tahun, berencana akan menikah tahun depan dengan pacar yang berumur 26 tahun.



Selama ini saya pernah melakukan hubungan seksual dengan dua teman wanita saya, tetapi sangat mengecewakan. Dengan keduanya saya gagal, tidak bisa ereksi. Padahal, sebelum memulai hubungan seks, saya sangat bergairah dan dapat mengalami ereksi dengan baik.



Namun, saat akan mulai berhubungan seks, ereksi saya hilang dengan cepat. Setelah itu, sukar sekali untuk ereksi lagi. Saya sangat malu dengan pengalaman yang menakutkan itu. Saya jadi merasa takut untuk mencoba dengan calon istri saya ini.



Mohon informasi, apakah saya impoten? Bagaimana mengatasi masalah ini? Apakah kalau sudah menikah, saya akan tetap begini? Apa yang harus saya lakukan supaya saya tidak gagal waktu menikah tahun depan?"


LJ, Batam



Belum tentu DE

Ketakutan Anda mengalami disfungsi ereksi (istilah sekarang untuk impotensi) dapat saya mengerti. Kegagalan melakukan hubungan seksual dengan dua teman itu tentu sangat mengecewakan dan menakutkan. Namun, kegagalan itu tidak otomatis menjadikan Anda seorang pria yang disebut mengalami disfungsi ereksi (DE).



Disfungsi ereksi berarti ketidakmampuan yang menetap dalam mencapai dan mempertahankan ereksi penis yang cukup untuk melakukan hubungan seksual. Walaupun Anda memang mengalami kegagalan dalam mencapai dan mempertahankan ereksi penis yang cukup, belum tentu kegagalan itu terus terjadi.



Walaupun Anda pernah mencoba melakukan hubungan seksual dengan dua wanita, Anda tidak sebutkan seberapa sering melakukannya. Mungkin saja hubungan seksual yang Anda lakukan hanya satu dua kali.



Pada disfungsi ereksi, kegagalan ereksi itu tetap terjadi setelah sering kali melakukan hubungan seksual, paling sedikit 25 persen dari kesempatan melakukannya. Jadi, kalau hanya satu dua kali melakukannya, belum pasti mengalami disfungsi ereksi.



Kegagalan psikis

Kegagalan Anda melakukan hubungan seksual dengan dua teman itu sangat mungkin disebabkan oleh hambatan psikis yang muncul pada saat akan melakukan hubungan seksual.



Beberapa hambatan psikis yang mungkin muncul pada saat itu antara lain perasaan takut gagal, perasaan bersalah, takut ketahuan orang, takut hamil, atau berbagai perasaan yang lain.



Belum lagi bagaimana reaksi kedua teman itu. Kalau reaksi mereka tidak menyenangkan, apalagi menolak, tentu itu akan menghambat reaksi ereksi Anda, dan menyebabkan kegagalan.



Kalau penyebab kegagalan Anda memang karena hambatan psikis seperti ini, diharapkan tidak terjadi lagi setelah menikah kelak. Meski demikian, bukan berarti tidak ada suami yang mengalami disfungsi ereksi karena hambatan psikis. Tidak sedikit suami mengalami disfungsi ereksi karena hambatan psikis, misalnya, karena tidak dapat memuaskan istri dan kejemuan dengan istri.



Kegagalan fisik


Di samping hambatan psikis, ada pula hambatan fisik yang dapat mengakibatkan kegagalan ereksi. Walaupun mungkin hambatan atau gangguan fisik tidak terjadi pada diri Anda, sebaiknya hal ini tidak dikesampingkan.



Untuk itu, kalau kegagalan ereksi masih saja Anda alami setelah menikah kelak, sebaiknya Anda berkonsultasi lebih lanjut dan memeriksakan diri. Dengan demikian, dapat diketahui apa penyebab sebenarnya kegagalan ereksi Anda.



Barangkali lebih baik kalau Anda tidak melakukan hubungan seksual dengan teman Anda lagi. Masalahnya, kalau terjadi kegagalan lagi, saya khawatir dapat menimbulkan akibat lebih buruk bagi fungsi seksual Anda selanjutnya. Lebih baik menunggu sampai menikah.



Berusahalah tidak diganggu oleh perasaan takut gagal karena pengalaman yang lalu itu. Jangan sampai perasaan takut gagal karena pengalaman itu justru menghambat ereksi Anda setelah menikah kelak.



Andaikata kelak setelah menikah Anda mengalami kegagalan yang sama, saya sarankan jangan menunggu sampai lebih lama lagi. Segera berkonsultasi untuk mendapat penanganan agar tidak sampai menimbulkan akibat buruk lebih jauh.



Yang penting lagi, jangan sampai menimbulkan keluhan istri. Kalau sampai terjadi keluhan istri, penanganannya mungkin akan lebih sulit. @



Konsultasi dijawab oleh Prof Dr Wimpie Pangkahila, SpAnd [Sumber: Senior]

 
 
Blogger Templates